TIPS SEHAT MURAH MERIAH NANGKAP NYAMUK NON INSEKTISIDA.
(penyakit berbahaya dr nyamuk : malaria, demam berdarah, chikunya dll).
Bahan :
- 200 ml air panas.
- 50 gram gula merah.
- 1 gram ragi roti.
- 1 botol bekas plastik 2 liter.
Caranya:
1. Potong botol plastik (jenis PET) separuh.
2. Campurkan gula merah dng air panas hingga lebur.
Stelah dingin tuangkan di separuh bagian bawah botol.
3. Tambah RAGI. Tidak perlu diaduk nanti akan menghasilkan Karbon Dioksida sbg PENARIK PERHATIAN nyamuk.
4. Letakkan bagian corong, terbalik, kedalam separuh botol tadi.
5. Bungkus botol dng sesuatu yg berwarna hitam (isolasi), dan letakkan di beberapa sudut rumah, toko, sekolah, rumah sakit, ladang dll. ( Terlindung hujan )
6. Biarkan skitar 2 minggu atau nyamuk sdh penuh silahkan cuci botolnya dan mulai lg dr awal.
Sumber : dr Giena Hadi
TAMBAHAN :
---------------
1. Agar ngga dirubungi SEMUT letakan botol tsb diatas mangkuk/kaleng berisi air.
2. Kalo nangkap LALAT cara masih sm diatas tapi ngga usah pake RAGI cukup umpan ikan mentah yg busuk dipotong kecil dimasukin botol tsb OK.
3. Letakan botol jauh terlindung dr hujan atau angin.
Selasa, 25 Februari 2014
Senin, 24 Februari 2014
TEMPAT TEMPAT DIJABAHNYA DOA
1.Di dlm
KA'BAH ,Mutlaq (berdo'a segala urusan) sambil menatap Ka'bah,berdoa :@ Untuk
ketenangan hati. @ Untuk kedudukan yg aman.@Untuk terhindar dari segala
kegelisahan @ Untuk terbuka hati lebih rajin beribadah.
2.Di depan HAJAR ASWAD,berdoa:Mutlaq segala urusan.
3.Di depan RUKUN YAMANI ,akan diamini oleh 70.000 Malaikat.berdoa:@Untuk
terhindar dari hutang @ Untuk meminta rezki yg bermanfaat.@Untuk lancar segala
urusan @ Untuk jauh dari api neraka.
4.Di bawah TALANG EMAS & HIJIR ISMAIL,berdoa : @Untuk kedudukan dlm
pekerjaan @ Untuk lancarnya jual beli.@ Untuk anak yg shaleh.
5.Di depan MULTAZAM,berdoa:@Untuk kebutuhan umum @Untuk
keluarga&,sahabat,@Untuk dijauhkan/disembuhkan dari segala penyakit badan
& penyakit hati@Untuk lancar Usaha @Lancar ibadah dsb.
6.Di MAQOM IBRAHIM,berdoa :@Untuk Jodoh @ Untuk suami/istri yg sholeh.@ Untuk
keluarga bahagia.
7.Di tempat-ZAMZAM ,berdoa :@Untuk Ilmu yg bermanfaat @ Untuk Rizki yg luas @
Untuk sehat sertasembuh dari segala penyakit.
8.Di MASARIL HAROM ( Mina).Di sini perbanyaklah dzikir dan istighfar.
9.Di BUKIT SAFA,berdoa :@Untuk setia pada keluarga @ Untuk terhindar kesulitan
keluarga.@Untuk diampuni segala dosa. @ Untuk supaya disayang sesama manusia
10.Di BUKIT MARWAH,berdoa :@Untuk di terima tawaf @ Untuk anak-anak diberi
kesehatan.
11.WUKUF di ARAFAH (mutlaq berdoa segala urusan).@ Inti memohon ampun dari
segala dosa dan permohonan segala sesuatu dgn bentuk doa-doa . @ Dan
tunjukanlah kesungguhan hati dalam berdoa serta berprasangka baik kepada Allah
SWT.
12.Di MINA ( Jumroh Aqobah,Wusto dan Ula ),berdoa :@Untuk di jauhkan dari
godaan syetan @Untuk dijauhkan dari cobaan yg berat. @Untuk mendapatkan Haji yg
mabrur dan sa'i yg diterima serta dosa yg diampuni.@Untuk beramal shaleh (yg
terhindar dari godaan barang haram ).
13.Masuk MASJID AL HAROM, berdoa:@Untuk dibukakan pintu rakhmat .@ Untuk dapat
rajin Beribadah.@Untuk dibersihkan dari segala dosa.
14.Masuk MASJID JIN,berdoa:@Untuk dijauhkan dari godaan sihir .@ Untuk
dijauhkan dari godaan syetan @ Untuk dijauhkan dari sifat-sifat syirik .
15.Masuk MASJID NAMIROH,berdoa :@ Untuk keluarga menjadi ahli Masjid. @ Untuk
sedekah yg diterima.
16 .Di.JABAL RAHMAH,berdoa:@ Untuk memohon rukun rumah tangga,suami/istri
sholeh.@ Untuk mendapatka jodoh yg maslahat dan diridhoi-Nya.
17.Di TAN'IM ,berdoa;@ Untuk mohon kecerdasan anak-anak dan mohon anak-anak yg
sholeh.@ Untuk mohon tambahan ilmu yg bermanfaat.
18.Di JARONAH,berdoa :@ Mohon terhindar dari kesulitan ekonomi.
19.di GUA HIRO ,berdoa :@ Untuk mohon lancar membaca dan pemahaman Al'Qur'an.@
Untuk mohon suci dari segala dosa.
20.Di SUK LAIL,berdoa :@ Mohon syafaat Rasulullah SAW dan Mohon jiwa yg shaleh.
MADINAH AL-MUNAWAROH.
21.Masuk MASJID NABAWI ,berdoa :@ Mohon diberi Syafaat oleh Rasulullah SAW,@
mohon supaya bisa menghidupkan sunnah Rasul.@ Mohon rakhmat dan kasih sayang
Allah SWT,serta ampunan dari segala dosa.
22.Di RAUDHAH.berdoa ;@ Mutlaq berdoa segala kebutuhan.
23.Di MESJID QUBA,berdoa:@ Mohon menjadi orang yg khusnul khotimah.@ Mohon
dapat melnjutkan perjuangan Rasulullah SAW.maka :Rasulullah SAW,bersabda
:"Barang siapa yg bersih (bersuci) dari rumahnya(tempat menginap) kemudian
datang di Mesjid QUBA,dan sholat di Mesjid tersebut ,baginya mendapat pahala seperti
pahala melaksanakan ibadah Umrah ' ( H.R.Ahmad Nasa'i ,ibnu Majjah ).
24.Di JABAL-UHUD ,berdoa :@ Mohon terhindar dari fitnah dan Mohon dapat
melaksanakan amanat.
25.Di kuburan BAQI,berdoa :@ Mendoakan untuk para penghuni kubur.@ Mohon dapat
melanjutkan perjuangan Rasulullah Saw,
Boleh berdoa dgn bahasa sendiri dgn diawali dgn Bismilahirrahmanirrahiim dan
diakhiri dgn shalawat Nabi.
InsyaAllah doa-doa kita terkabul....aamiin....
Jumat, 24 Januari 2014
101 Tokoh Dunia Paling Berpengaruh Versi Michel H. hart
101 Tokoh Dunia Paling
Berpengaruh Versi Michael H. Hart
Buku ini
dicetak kembali pada 1992 dengan beberapa revisi nyata terhadap daftar urutan
100 dan pangkat luar biasa mereka. Terutama di antara revisi itu ialah
penurunan pangkat tokoh komunis seperti Lenin dan Joseph Stalin, dan pengenalan
Mikhail Sergeyevich Gorbachev. Edisi ini juga memuat Edward de Vere
menggantikan William Shakespeare. Hart menggantikan Niels Henrik David Bohr dan
Antoine Henri Becquerel dengan Ernest Rutherford, juga membetulkan kesalahan
dalam edisi pertama. Henry Ford juga dimasukkan di sini dari yang sekedar
“Tokoh-tokoh Terhormat”, menggantikan Pablo Picasso. Akhirnya, urutan itu
ditata kembali.
101 Tokoh
menurut Michael H. Hart – Berdasarkan Peringkat dan Pengaruhnya
- Nabi Muhammad: Penyebar agama Islam,
penguasa Arabia, mempunyai karir politik dan keagamaan yang luar biasa,
namun tetap seimbang dan serasi, mengakibatkan Nabi Muhammad memiliki
banyak pengikut, dan juga menjadi panutan seluruh masyarakat dunia hingga
saat ini.
- Isaac Newton: Fisikawan, pencetus Teori
Gravitasi umum, Hukum gerak
- Yesus / Nabi Isa: Isa Al Masih Kristen
- Siddhartha Gautama (Buddha): Pendiri agama Buddha
- Kong Hu Cu: Pendiri
agama Kong Hu Cu
- Santo Paulus: Penyebar ajaran Kristen
- Ts’ai Lun: Penemu kertas
- Johann Gutenberg: Mengembangkan mesin cetak,
mencetak Alkitab
- Christopher Columbus: Penjelajah, memimpin
orang-orang Eropa ke Amerika
- Albert Einstein: Fisikawan, penemu Teori
Relativitas
- Louis Pasteur: Ilmuwan, penemu Pasteurisasi
- Galileo Galilei: Astronom, secara akurat
mengemukakan teori Heliosentris
- Aristoteles: Filsuf Yunani yang
berpengaruh
- Euclides: Matematikawan, membuktikan
tentang Geometri
- Nabi Musa: Nabi terbesar Yahudi
- Charles Robert Darwin: Biologis, mendeskripsikan
teori Evolusi
- Kaisar Qin Shi Huang: Kaisar Tiongkok
- Augustus Caesar (Kaisar
Agustus):
Kaisar pertama [Kekaisaran Romawi]
- Nicolaus Copernicus: Astronom, salah satu tokoh
Teori Heliosentris
- Antoine Laurent Lavoisier: Bapak Kimia
modern, Filsuf dan Ekonom
- Constantine yang Agung: Kaisar Romawi yang menjadikan
agama Kristen sebagai agama resmi negara
- James Watt: Mengembangkan Mesin uap
- Michael Faraday: Fisikawan, Kimiawan, menemukan
Induksi Elektromagnetik
- James Clerk Maxwell: Fisikawan, penemu Spektrum
Elektromagnetik
- Martin Luther: Pendiri agama Protestan dan
aliran Lutheran
- George Washington: Presiden pertama Amerika
Serikat
- Karl Heinrich Marx: Bapak Komunisme
- Orville Wright dan Wilbur
Wright:
Penemu Pesawat terbang
- Genghis Khan: Penakluk dari bangsa Mongol
- Adam Smith: Ekonom, pelopor Kapitalisme
- Edward de Vere, 17th Earl of
Oxford:
Kemungkinan menulis karya yang berkaitan dengan William Shakespeare
- John Dalton: Kimiawan, Fisikawan, penemu
Teori Atom, Hukum Tekanan Parsial (Hukum Dalton)
- Alexander yang Agung / Iskandar
Zulkarnain:
Penakluk dari Makedonia
- Kaisar Napoleon Bonaparte: Penakluk dari bangsa Perancis
- Thomas Alva Edison: Penemu bola lampu dan
Fonograf, dll.
- Antony van Leeuwenhoek: Ahli Mikroskop, mempelajari
kehidupan mikroskopis
- William Thomas Green Morton: Pelopor Anestesiologi
- Guglielmo Marconi: Penemu Radio
- Adolf Hitler: Penakluk, memimpin Blok Poros
dalam Perang Dunia II
- Plato: Filsuf Yunani
- Oliver Cromwell: Politikus Inggris dan
pemimpin militer
- Alexander Graham Bell: Salah seorang penemu Telepon
- Alexander Fleming: Penemu Penisilin, memajukan
Bakteriologi, Imunologi dan Kemoterapi
- John Locke: Filsuf dan Teolog liberal
- Ludwig van Beethove: Komponis musik klasik
- Werner Karl Heisenberg: Pencetus Prinsip
Ketidakpastian
- Louis-Jacques-Mandé Daguerre: Penemu/pelopor Fotografi
- Simon Bolivar: Pahlawan nasional dari
Venezuela, Kolombia, Ekuador, Peru, dan Bolivia
- René Descartes: Filsuf Rasionalis dan
matematikawan
- Umar bin al-Khattab: Khalifah Ar-Rasyidin kedua,
memperluas Daulah Khilafah Islamiyah. Penerus cita-cita Nabi Muhammad SAW.
- Paus Urbanus II: Penyeru Perang Salib
- Michelangelo Buonarroti: Pelukis, pematung, arsitek
- Asoka: Raja India yang masuk dan
mengembangkan agama Buddha
- Santo Augustinus: Teolog Kristen awal
- William Harvey: Penemu sirkulasi darah
- Ernest Rutherford, 1st Baron
Rutherford of Nelson: Fisikawan
- John Calvin: Tokoh Reformasi Gereja,
pendiri Calvinisme
- Gregor Johann Mendel: Penemu teori genetika
- Max Karl Ernst Ludwig Planck: Fisikawan, mengemukakan
Termodinamika
- Joseph Lister, 1st Baron Lister: Pelaku penemuan Antiseptik
yang secara besar mengurangi kematian akibat pembedahan
- Nikolaus August Otto: Penemu mesin pembakaran 4 tak
- Francisco Pizarro: Penakluk dari bangsa Spanyol
yang menaklukkan Kerajaan Inka di Amerika Selatan
- Hernando Cortes: Penakluk dari bangsa Spanyol
yang menaklukkan Meksiko
- Thomas Jefferson: Presiden ketiga AS
- Ratu Isabella I: Penguasa Spanyol,
penyokong Cristopher Colombus
- Joseph Stalin ([[Joseph
Vissarionovich Dzugashvili]: Tokoh revolusioner dan penguasa Uni Soviet
- Julius Caesar: Penguasa Roma
- Raja William I sang Penakluk: Meletakkan pembangunan
Inggris modern
- Sigmund Freud: Pendiri sekolah Freud untuk
psikologi, ahli psikoanalisis
- Edward Jenner: Penemu vaksin cacar
- Wilhelm Conrad Roentgen: Penemu sinar X
- Johann Sebastian Bach: Komponis
- Lao Tzu: Pendiri Taoisme
- Voltaire: Penulis dan filsuf
- Johannes Kepler: Astronom penemu Hukum Kepler
tentang pergerakan planet
- Enrico Fermi: Salah satu tokoh abad atom,
Bapak Bom Atom
- Leonhard Euler: Fisikawan, matematikawan
penemu Kalkulus Diferensial dan Integral serta Aljabar
- Jean-Jacques Rousseau: Filsuf dan pengarang Prancis
- Niccolò Machiavelli: Penulis Sang Pangeran
(risalat politik yang berpengaruh)
- Thomas Robert Malthus: Ekonom penulis Esai Prinsip
Populasi dalam Pengaruhnya pada Kemajuan Masa Depan pada Masyarakat
- John Fitzgerald Kennedy: Presiden AS yang mendirikan
“Program Luar Angkasa Apollo”
- Gregory Goodwin Pincus: Endokrinolog, menemukan pil
KB
- Mani (en): Nabi Iran abad ke-3, Pendiri
Manicheanisme
- Vladimir Ilyich Lenin (Vladimir
Ilyich Ulyanov): Tokoh
revolusioner dan pemimpin Rusia
- Kaisar Sui Wen: Menyatukan Tiongkok, pendiri
Dinasti Sui
- Vasco da Gama: Navigator, penemu rute
pelayaran Eropa ke India
- Raja Cyrus yang Agung: Pendiri kekaisaran Persia
- Tsar Peter yang Agung: Mendekatkan Rusia kepada
Eropa
- Mao Zedong (Mao Tse-tung): Bapak Maoisme, komunisme
Tiongkok
- Sir Francis Bacon: Filsuf, menggambarkan secara
induktif metode ilmiah
- Henry Ford: Pembuat mobil model T
- Meng Tse: Filsuf, pendiri
sekolah Konfusianisme
- Zarathustra (Zoroaster): Pendiri Zoroastrianisme
- Ratu Elizabeth I: Ratu Inggris, memperbaiki
Gereja Inggris setelah Ratu Mary
- Mikhail Sergeyevich Gorbachev: Perdana Menteri Rusia yang
mengakhiri Komunisme di Uni Soviet dan Eropa Timur
- Raja Menes: Menyatukan Mesir Atas dan
Mesir Bawah
- Kaisar Charlemagne: Kaisar Romawi Suci
- Homer: Penyair epik
- Kaisar Justinianus I: Kaisar Romawi, menaklukkan
kembali kekaisaran Mediterania
- Mahavira: Pendiri Jainisme
TOKOH-TOKOH
TERHORMAT
- St. Thomas Aquinas: Filsuf Kristen awal yang
berpengaruh
- Archimedes: Matematikawan dan insinyur
besar Yunani kuno
- Charles Babbage: Matematikawan dan penemu
pelopor Komputer
- Kaisar Khufu (Cheops): Pembangun Piramida Besar
- Marie Curie: Fisikawan penemu radioaktif
- Benjamin Franklin: Politikus Amerika dan penemu
penangkal petir
- Mohandas Karamchand Gandhi: Pemimpin India dan pembaharu
Hindu
- Abraham Lincoln: Presiden ke-16 AS, memimpin
selama Perang Sipil AS
- Ferdinand Magellan: Navigator, memberi nama
Samudra Pasifik, pertama kali mengelilingi dunia
- Leonardo da Vinci: Seniman, penemu
Tulisan Terkait
- 100 Tokoh Paling
Berpengaruh Sepanjang Masa
- Michael H. Hart
Penulis Buku Kontroversial “The 100″
- 70 Buku Logam
Sejarah Injil, Mungkinkah Penemuan Terbesar Dunia Sejak Gulungan Laut
Mati?
- Ditemukan Fosil
Laba-Laba Terbesar di Dunia Zaman Jurassic
- Dunia yang Selalu Cacat
- Lengkung Batu Alam Raksasa Dunia
Ditemukan
- Properti Tangga Nada
Musik Universal Dunia Ditemukan
- 5,4 Juta Hewan di
Dunia Belum Diidentifikasi, Ilmuwan Butuh Biaya $ 263 Milyar
- 50 Milyar Planet
Alien Mendiami Galaksi Bima Sakti
- Teka-Teki Tel
Jericho, Bangunan Pencakar Langit Kuno Pertama Dunia
20 Pertanyaan Rasulullah Kepada Iblis
20 Pertanyaan Rasulullah Kepada Iblis
Allah SWT telah
memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya dia menghadap Rasulullah
saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disukai maupun yang
dibencinya. Hikmatnya ialah untuk meninggikan derajat
Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia.
Maka Malaikat itu pun
berjumpa Iblis dan berkata, “Hai Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha
Besar memberi perintah untuk menghadap Rasullullah saw. Hendaklah engkau buka
segala rahasiamu dan apapun yang ditanya Rasulullah hendaklah engkau jawab
dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun, niscaya
akan terputus semua anggota badanmu, uratmu, serta disiksa dengan azab yang
amat keras.”
Mendengar ucapan
Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menghadap
Rasulullah SAW dengan menyamar sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya
dan berjanggut putih 10 helai, panjangnya seperti ekor lembu.
Iblis pun memberi
salam, sehingga 3 kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah saw. Maka sambut
Iblis (alaihi laknat),
“Ya Rasulullah! Mengapa
engkau tidak mejawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?”
Maka jawab Nabi dengan marah, “Hai Aduwullah seteru Allah! Kepadaku engkau
menunjukkan kebaikanmu? Janganlah mencoba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi
Adam a.s sehingga keluar dari syurga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil
dengan sebab hasutanmu, Nabi Ayub engkau tiup dengan asap beracun ketika dia
sedang sujud sembahyang hingga dia sengsara beberapa lama, kisah Nabi Daud
dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau
menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang
telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya
salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wajalla, cuma salammu saja aku tidak
hendak menjawabnya karena diharamkan Allah. Maka aku kenal baik-baik engkaulah
Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa kehendakmu
datang menemuiku?”
Taklimat Iblis, “Ya
Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Karena engkau adalah Khatamul Anbiya maka
dapat mengenaliku. Kedatanganku adalah diperintah Allah untuk
memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam hingga
akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia
menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, tiadalah aku berani
menyembunyikannya.”
Maka Iblis pun
bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, “Ya Rasulullah! Sekiranya aku
berdusta barang sepatah pun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu.”
Apabila mendengar
sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu
peluangku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar oleh sekalian
sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai kepada seluruh umatku.
Pertanyaan Nabi (1):
“Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuhmu dan
bagaimana aku terhadapmu?”
Jawab Iblis:
“Ya Nabi Allah!
Engkaulah musuhku yang paling besar di antara segala musuhku di muka bumi ini.”
Maka Nabi pun memandang
muka Iblis, dan Iblis pun menggeletar karena ketakutan. Sambung Iblis, “Ya
Khatamul Anbiya! Ada pun aku dapat merubah diriku seperti sekalian manusia,
binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak berbeda, kecuali dirimu
saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah.
Kiranya aku menyerupai
dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu. Aku cabut iktikad / niat anak Adam
supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran
supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu jugalah aku berusaha menarik mereka kepada
kafir, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan
benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di
dalamnya bersamaku.”
Pertanyaan Nabi (2):
“Hai Iblis! Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk
Allah?”
Jawab Iblis:
“Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang
merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya
hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya
meninggalkan sholat, terbuai dengan makan minum, berbuat
durhaka, aku lalaikan dengan harta benda daripada emas, perak dan permata,
rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan haram.
Demikian juga ketika
pesta yang bercampur antara lelaki dan perempuan. Disana aku lepaskan
sebesar-besar godaan supaya hilang peraturan dan minum arak. Apabila terminum
arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta
dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki
hingga kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah
mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka teringat
akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau berbuat amal ibadat, aku akan rayu
mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras aku goda supaya
menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda hatinya, datanglah rasa
ria, takabur, megah, sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada lidahnya,
mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka
setiap saat.”
Pertanyaan Nabi (3):
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan
pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar
serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah!
Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan
matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota
badanmu?”
Jawab Iblis:
“Semuanya itu adalah
anugerah daripada Allah Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takabur
membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa Diriku telah
beribu-ribu tahun menjadi ketua seluruh Malaikat dan
pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit yang tinggi. Kemudian
Aku tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa waktu
lamanya.
Tiba-tiba datang firman
Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun
membantah. Lalu Allah menciptakan lelaki (Nabi Adam) lalu dititahkan seluruh
Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu, kecuali aku yang ingkar. Oleh karena
itu Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu
bertukar menjadi keji dan kelam. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di
syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh
bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa
yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke
dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di
Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut
anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun aku masih tidak
puas hati dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga Hari Kiamat.
Sebelum Engkau lahir ke
dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk
mencuri segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta
balasan pahala dan syurga mereka. Kemudian aku turun ke
dunia, dan memberitahu manusia yang lain daripada apa yang
sebenarnya aku dapatkan, dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan
berbagai kitab bid’ah dan carut-marut.
Tetapi ketika engkau
lahir ke dunia ini, maka aku tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit
serta mencuri rahasia, kerana banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan
pintu langit. Jika aku berkeras juga hendak naik, maka Malaikat akan
melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tenteraku yang
terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu. Maka besarlah
kesusahanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut.”
Pertanyaan Nabi (4):
“Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu dari
manusia?”
Jawab Iblis:
“Pertama sekali aku
palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir juga ada dari segi perbuatan,
perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, aku akan
tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus
mengikut kemauan jalanku”
Pertanyaan Nabi (5):
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana
keadaanmu?”
Jawab Iblis:
“Sebesar-besarnya
kesusahanku. Gementarlah badanku dan lemah tulang sendiku. Maka aku kerahkan
berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota
badannya.
Setengah-setengahnya
datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, terlupa
bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa
hendak cepat habis sholatnya, hilang khusyuknya – matanya sentiasa menjeling ke
kiri kanan, telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta
bunyi-bunyi yang lain. Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang
sembahyang itu supaya dia tidak kuasa sujud berlama-lama, penat atau duduk
tahiyat dan dalam hatinya senantiasa hendak cepat habis sholatnya, itu semua
membawa kepada kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda
manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat
hukuman.”
Pertanyaan Nabi (6):
“Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana
perasaanmu?”
Jawab Iblis:
“Jika mereka membaca Al-Quran
karena Allah, maka rasa terbakarlah tubuhku, putus-putus segala uratku lalu aku
lari daripadanya.”
Pertanyaan Nabi (7):
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana
perasaanmu?”
Jawab Iblis:
“Binasalah diriku,
gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya.”
Pertanyaan Nabi (8):
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana
keadaanmu?”
Jawab Iblis:
“Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar
bahayanya kepadaku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya
Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang
yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan
dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa.
Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat,
bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan ampunan
bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada
setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua
pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy
yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu
mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan
garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki
dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang
amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah
habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak
mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana
mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut
dibandingkan bulan biasa.”
Pertanyaan Nabi (9):
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”
Jawab Iblis:
“Seluruh sahabatmu juga adalah sebesar – besar
seteruku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk
kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata: “Seluruh sahabatku adalah
seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat
petunjuk.”
Saidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku
tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu
percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah
mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu
Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Tambahan pula dia telah
menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Saiyidatina Aisyah yang
juga banyak menghafadz Hadits-haditsmu.
Saidina Umar Al-Khattab pula tidaklah berani aku
pandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan
seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku
karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah
mengatakan, “Jikalau adanya Nabi sesudah aku maka Umar boleh menggantikan aku”, karena
dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam
hingga digelar ‘Al-Faruq’.
Saidina Usman Al-Affan lagi, aku tidak bisa bertemu,
karena lidahnya senantiasa bergerak membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar,
penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak dua kali. Karena
taatnya, banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kepadanya karena
Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan, “Barang siapa
menulis Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau
kertas-kertas dengan dakwat merah, nescaya mendapat pahala seperti pahala Usman
mati syahid.”
Saidina Ali Abi Talib pun itu aku sangat takut karena
hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim
orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua
mata mereka karena dia sangat kuat beribadat serta beliau adalah golongan orang
pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada
sebarang berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu’ – dimuliakan Allah akan
wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata, “Akulah negeri
segala ilmu dan Ali itu pintunya.” Tambahan pula dia menjadi menantumu, semakin
aku ngeri kepadanya.”
Pertanyaan Nabi (10):
“Bagaimana tipu daya engkau kepada umatku?”
Jawab Iblis:
“Umatmu itu ada tiga macam. Yang pertama seperti hujan
dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat
kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan laranganNya
seperti kata Jibril a.s, “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat.”
Yang kedua umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha
dengan karunia Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga
umatmu seperti Firaun; terlampau tamak dengan harta dunia serta dihilangkan amal akhirat.
Maka akupun bersukacita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke
lautan durhaka dan aku hela ke mana saja mengikuti kehendakku. Jadi dia
senantiasa bimbang kepada dunia dan tidak hendak menuntut ilmu, tiada masa
beramal ibadat, tidak hendak mengeluarkan zakat, miskin hendak beribadat.
Lalu aku goda agar
minta kaya dulu, dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka dilupakan
beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya.
Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia senantiasa bimbang akan
hartanya dan setengahnya asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar
sesama Islam, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya
untuk jalan maksiat, tempat judi dan perempuan lacur.”
Pertanyaan Nabi (11):
“Siapa yang serupa dengan engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang meringankan
syariatmu dan membenci orang belajar agama Islam.”
Pertanyaan Nabi (12):
“Siapa yang mencahayakan muka engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu,
pemungkir janji.”
Pertanyaan Nabi (13):
“Apakah rahasia engkau kepada umatku?”
Jawab Iblis:
“Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak
membaca doa pelindung syaitan, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke
badannya tanpa dia sadari.”
Pertanyaan Nabi (14):
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal
engkau?”
Jawab Iblis:
“Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya serta
membaca doa pelindung syaitan, maka larilah aku dari mereka. Jika tidak, aku
akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benihku dengan benih
isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat,
malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya
sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku yang dahulu
makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah merasa kenyang.”
Pertanyaan Nabi (15):
“Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya engkau?”
Jawab Iblis:
“Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat
kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah
mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya.”
Pertanyaan Nabi (16):
“Siapakah orang yang
paling engkau lebih sukai?”
Jawab Iblis:
Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut
bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku
mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu.”
Pertanyaan Nabi (17):
“Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang
matanya terbuka (mendusin) di waktu subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu
aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian jua pada waktu zuhur,
asar, maghrib dan isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat.”
Pertanyaan Nabi (18):
“Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang banyak
menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat,
banyak tadarus Al-Quran dan sholat tengah malam.”
Pertanyaan Nabi (19):
“Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang duduk di dalam masjid serta beriktikaf di
dalamnya”
Pertanyaan Nabi (20):
“Apa lagi yang memecahkan mata engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang taat kepada kedua ibu bapanya, mendengar
kata mereka, membantu makan pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah
bersabda,’Syurga itu di bawah tapak kaki ibu’”
Demikianlah 20 Tanya Jawab Rasulullah dengan Iblis.
Semoga ada hikmah yang bisa kita ambil. Amin!
Sumber : kaskus.co.id
@IndonesiAsik
Sumber : kaskus.co.id
@IndonesiAsik
Langganan:
Postingan (Atom)

